STANDAR PELAYANAN FISIOTERAPI

Berikut merupakan STANDAR PELAYANAN FISIOTERAPI di RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BALI MANDARA

A. Persyaratan Pelayanan

Pasien Baru

1.Umum

Kartu  Identitas  Diri  (KTP, Kartu Identitas Anak(KIA),  Kartu Keluarga, Paspor/KITAS/KITAP)

2.JKN-KIS

  • Kartu JKN-KIS
  • Kartu Identitas Diri ( KTP, SIM, Kartu Pelajar )
  • Rujukan Dokter Fasilitas Kesehatan
  • SEP Rujukan

Pasien Lama

1.Umum

Kartu Identitas Berobat (KIB)

2.Pasien Lama

  • Kartu Identitas Berobat (KIB)
  • Kartu JKN-KIS
  • Surat Kontrol/Surat Rujukan Baru

B. Sistem, Mekanisme, dan Prosedur

PASIEN UMUM REGULER

  1. Pasien sudah mendapatkan jadwal di ruang  Hemodialisis RSUD Bali Mandara.
  2. Pasien HD  mendaftar ke loket pendaftaran 4 untuk mendapatkan pelayanan Hemodialisis.
  3. Pasien) Serahkan Formulir pendaftaran yang sudah terisi dan kelengkapan persyaratan lainnya ke ruang Hemodialisis.
  4. (Perawat) Terima berkas RM dari petugas  dan persilahkan pasien untuk menjalani tindakan Hemodialisis.
  5. Dokter pelaksana HD melakukan pemeriksaan terhadap pasien saat menjalani therapy Dialisis.
  6. Input biaya tindakan pada SIM RS dan isi resume pasien
  7. Proses  Administrasi
  8. Pasien Pulang

PASIEN ASURANSI (JKN – KIS) REGULER

  1. Pasien sudah mendapatkan jadwal di ruang Hemodialisis RSUD Bali Mandara.
  2. Pasien HD  mendaftar ke loket pendaftaran 4 dan melakukan perekaman sidik jari untuk mendapatkan pelayanan Hemodialisis
  3. (Pasien) Serahkan Formulir pendaftaran yang sudah terisi dan kelengkapan persyaratan lainnya ke ruang Hemodialisis sesuai ketentuan BPJS
  4. (Perawat) Terima berkas RM dari petugas  dan persilahkan pasien untuk menjalani tindakan Hemodialisis.
  5. Dokter pelaksana HD melakukan pemeriksaan terhadap pasien saat menjalani therapy Dialisis.
  6. Input biaya tindakan pada SIM RS dan isi resume pasien.
  7. Proses  Administrasi.
  8. Pasien Pulang.

PASIEN UMUM TRAVELLING

  1. Pasien yang akan menjalankan tindakan Hemodialisis travelling ke RSUD Bali Mandara wajib berkordinasi ke ruang Hemodialisis RSUD Bali Mandara untuk menanyakan ketersediaan tempat.
  2. Pasien yang akan menjalani Hemodialisis di RSUD Bali Mandara wajib membawa kelengkapan hasil laboratorium dan form travelling HD .
  3. Pasien travelling wajib melakukan sistem rujukan online dari RS tempat pasien mendapatkan tindakan dialisis sebelumnya.
  4. Pasien datang dan mendaftar ke loket pendaftaran 4 untuk mendapatkan pelayanan Hemodialisis.
  5. Pasien) Serahkan Formulir pendaftaran yang sudah terisi dan kelengkapan persyaratan lainnya ke ruang Hemodialisis.
  6. (Perawat) Terima berkas RM dari petugas  dan persilahkan pasien untuk menjalani tindakan Hemodialisis.
  7. Dokter pelaksana HD melakukan pemeriksaan terhadap pasien saat menjalani therapy Dialisis.
  8. Input biaya tindakan pada SIM RS dan isi resume pasien.
  9. Proses  Administrasi
  10. Pasien Pulang

PASIEN ASURANSI (JKN – KIS) TRAVELLING

  1. Pasien yang akan menjalankan tindakan Hemodialisis travelling ke RSUD Bali Mandara wajib berkordinasi ke ruang Hemodialisis RSUD Bali Mandara untuk menanyakan ketersediaan tempat.
  2. Pasien yang akan menjalani Hemodialisis di RSUD Bali Mandara wajib membawa kelengkapan hasil laboratorium dan form travelling HD.
  3. Pasien travelling wajib melakukan sistem rujukan online dari RS tempat pasien mendapatkan tindakan dialisis sebelumnya.
  4. Pasien datang dan mendaftar ke loket pendaftaran 4 untuk mendapatkan pelayanan Hemodialisis dan melakukan perekaman sidik jari.
  5. (Pasien) Serahkan Formulir pendaftaran yang sudah terisi dan kelengkapan persyaratan lainnya ke ruang Hemodialisis.
  6. (Perawat) Terima berkas RM dari petugas  dan persilahkan pasien untuk menjalani tindakan Hemodialisis.
  7. Dokter pelaksana HD melakukan pemeriksaan terhadap pasien saat menjalani therapy Dialisis.
  8. Input biaya tindakan pada SIM RS dan isi resume pasien.
  9. Proses  Administrasi.
  10. Pasien Pulang.

PASIEN EMERGENCY/CYTO HD

  1. Prioritas pasien cito ditentukan atas indikasi medik oleh dokter nefrologi / dokter spesialis penyakit dalam yang bersertifikat pelatihan hemodialysis di UPT. RSUD Bali Mandara atas pertimbangan prognosis.
  2. Dokter jaga/perawat ruangan menghubungi ruang HD untuk pelayanan HD cito.
  3. HD cito ( baik pasien regular ataupun baru) harus mendapat persetujuan dari pasien.
  4. Dokter jaga/Perawat IGD dan Rawat Inap wajib memintakan peresepan HD sebagai pedoman perawat HD dalam mengambil tindakan.
  5. Sebelum pasien di kirim ke ruang HD / Menjalani therapy hemodialysis pasien harus di lakukan test serologi ( HbsAg dan anti HCV ) Serta dilakukan pemeriksaan HIV pada pasien yang dicurigai.
  6. Jika pasien sudah memiliki akses vascular  dan ruangan HD sudah siap perawat IGD / perawat ruang rawat inap bisa mengirim pasien ke ruang Hemodialisis.
  7. Jika pasien emergensi yang datang melalui IGD belum memiliki akses.  Pasien akan disarankan terlebih dahulu  untuk melakukan pemasangan akses sesuai dengan konsultasi antara dokter jaga IGD dengan dokter nefrologi / Dokter penyakit dalam dengan sertifikat, untuk menentukan dr yang akan melakukan tindakan pemasangan akses dialysis.
  8. Post pemasangan akses perawat IGD wajib melakuakan thorax foto jika dilakukan pemasangan akses doublelument jugularis dan subclavia dan melaporkan hasil thorax kepada dokter yang melakukan pemasangan akses.
  9. Setelah pasien dilakukan thorax foto dan ruangan HD siap pasien bisa di kirim ke ruang HD dan perawat IGD melakukan serah terima pasien di ruang HD.
  10. Jika pasien emergency dari ruang rawat inap belum memiliki akses dapat dilakukan pemasangan akses terlebih dahulu dan dilakukan thorax foto setelah pemasangan akses selesai.
  11. Jika ruang HD sudah siap perawat ruang rawat inap dapat mengantarkan pasien ke ruang HD.
  12. Respon time pelayanan pasien HD cito adalah 6 jam
  13. Bila sarana HD saat itu penuh, pasien tetap menjalani terapi konservatif sambil menunggu pelayanan HD berikutnya.
  14. Petugas dari IGD / ruang rawat inap  mentransfer data pasien ke ruang HD agar perawat di ruang HD bisa menginput pelayanan tindakan HD cito di komputer.
  15. Selesai HD pasien dijemput kembali oleh perawat / petugas ruangan tempat pasien dirawat.
  16. jika pasien IGD yang telah selesai menjalani tindakan HD belum mendapatkan kamar, pasien di kembalikan ke IGD sambil menunggu ruangan siap.

C. Jangka Waktu Penyelesaian

Waktu pelayanan Hemodialisis  sesuai dengan peresepan.

D. Biaya/tarif

  1. Untuk pasien umum, sesuai Pergub. Bali  No 20 Tahun 2018, tentang Tarif Layanan Kesehatan Badan Layanan Umum      Daerah pada Rumah Sakit Umum           Daerah Bali Mandara.
  2. Untuk pasien JKN, sesuai Permenkes. RI No. 64 tahun 2016 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan.

Translate »
Skip to content