RSUD Bali Mandara Perkuat Budaya Kerja Positif melalui Internalisasi Nilai BerAKHLAK dan CAKRA

DENPASAR – Dalam langkah nyata mewujudkan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), RSUD Bali Mandara menggelar sosialisasi penguatan budaya kerja pelayanan pada Selasa, 29 April 2026. Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Medik, dr. I Wayan Eka Putra, M.Kes, ini menghadirkan seluruh jajaran pimpinan manajemen dan kepala unit layanan untuk menyatukan visi dalam membangun ekosistem kerja yang profesional. Dalam penyampainnya, dr. Eka menekankan bahwa instansi memiliki komitmen penuh untuk membangun budaya kerja positif, yang mana hal ini bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif ZI, melainkan tentang bagaimana setiap insan rumah sakit menerapkan nilai-nilai organisasi secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Dokter Eka juga mennyampaikan bahwa budaya kerja positif harus berakar kuat pada dua pilar utama, yaitu motto pelayanan CAKRA dan core values ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Budaya kerja tersebut adalah identitas organisasi, sehingga ketika seluruh staf bekerja berdasarkan prinsip Cepat, Aman, Komunikasi, Ramah, dan Akuntabel (CAKRA), maka secara otomatis nilai-nilai BerAKHLAK telah terpraktikkan secara nyata. Hal ini diharapkan menjadi perilaku yang muncul secara alami dalam setiap sentuhan layanan kepada masyarakat tanpa terkecuali.
Lebih lanjut, ditekankan pula bahwa implementasi nilai-nilai ini harus terlihat jelas dalam operasional harian, mulai dari disiplin waktu, transparansi informasi, hingga kolaborasi antar unit tanpa adanya ego sektoral. Instansi berupaya membangun atmosfer kerja di mana integritas dan dedikasi menjadi napas dalam setiap penugasan. Dengan menerapkan nilai organisasi dalam setiap tindakan kecil di unit masing-masing, seluruh pegawai secara kolektif tengah membangun benteng integritas yang kokoh bagi RSUD Bali Mandara.
Sebagai bagian dari manajemen perubahan, para pemimpin di tiap unit diminta menjadi teladan atau role model dalam perilaku kerja yang positif. Sosok pimpinan unit diharapkan tidak hanya memberikan instruksi, tetapi juga menunjukkan dedikasi dalam aspek harmonis dan loyal, sehingga lingkungan kerja tetap kondusif serta berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara. Melalui sosialisasi ini, RSUD Bali Mandara optimis bahwa transformasi budaya kerja ini mampu meningkatkan indeks kepuasan masyarakat secara signifikan, sekaligus mengukuhkan posisi rumah sakit sebagai instansi yang bersih, melayani, dan profesional.

Translate »
Skip to content