Penutupan Kegiatan Uji Klinik Vaksin Rotavirus: CVIA 111 Site Denpasar di RSUD Bali Mandara

Penutupan kegiatan Uji Klinik Vaksin Rotavirus: CVIA 111 Site Denpasar menjadi tonggak penting dalam upaya bersama melindungi kesehatan anak-anak, khususnya dari ancaman penyakit diare akibat infeksi rotavirus yang masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan pada balita.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, yaitu Tim Peneliti dari Pusat Kajian Kesehatan Anak PKKKA-PRO UGM bersama Dinas Kesehatan Kota Denpasar, RSUD Bali Mandara, serta jejaring fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas Denbar 1, Puskesmas Denbar 2, Puskesmas Densel IV, Puskesmas Dentim I, dan Puskesmas Densel I. Sinergi ini menunjukkan komitmen kuat lintas sektor dalam menghadirkan inovasi kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kegiatan ini disambut hangat oleh dr. I Ketut Widiyasa, MPH selaku Wakil Direktur Pelayanan yang didampingi oleh dr. Ida Ayu Sri Kusuma Dewi, M.Sc., Sp.A., MARS., selaku Site Investigator serta seluruh tim peneliti dari RSUD Bali Mandara. Dan dari pihak tim peneliti Pusat Kajian Kesehatan Anak PKKA-PRO UGM dihadiri oleh :
-Prof. dr. Jarir At Thobari, DPharm., Ph.D.
-Prof. Dr. dr. Hera Nirwati, M.Kes., Sp.MK (K)
-Apt. Saraf Ulfa, MPH.
-dr. Brigitta Beata

Selama pelaksanaan uji klinik, para peneliti dan tenaga kesehatan bekerja secara profesional dengan mengedepankan prinsip keselamatan, etika penelitian, serta kenyamanan peserta. Partisipasi masyarakat, khususnya para orang tua yang telah mempercayakan anaknya untuk terlibat dalam penelitian ini, menjadi bagian penting dalam keberhasilan kegiatan ini.

Melalui uji klinik ini, diharapkan dapat diperoleh bukti ilmiah yang semakin kuat terkait keamanan dan efektivitas vaksin rotavirus, sehingga ke depan dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan penyakit diare pada anak secara lebih luas. Dengan adanya vaksin yang aman dan efektif, risiko komplikasi akibat diare berat pada anak dapat ditekan, sehingga tumbuh kembang anak dapat berlangsung optimal.

Penutupan kegiatan ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal menuju implementasi yang lebih luas dalam sistem pelayanan kesehatan. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan generasi yang lebih sehat, kuat, dan terlindungi.

Translate »
Skip to content