KUNJUNGAN BAPAK SEKDA PROVINSI BALI TERKAIT GEDUNG KANKER DAN PELAYANAN PUBLIK RSUD BALI MANDARA

Sabtu, 23 Januari 2021 .Bapak Sekda Provinsi Bali Drs. Dewa Made Indra, M.Si didampingi oleh Bapak Kadiskes Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM, berkunjung ke RSUD Bali Mandara untuk meninjau kondisi Gedung Kanker. Setelah itu beliau berdiskusi dan memberikan arahan kepada Manajemen Rumah Sakit, berikut beberapa arahan beliau yang menjadi perhatian bagi RSUD Bali Mandara :

RSBM agar menjadi sarana pelayanan publik yang bisa memberikan pelayanan yg profesional, yg bisa ditunjukan dari :

  • a. Penampilan yg mencerminkan seorang Profesional salah satunya terlihat dengan memakai pakaian rapi,bersih dan sesuai (tidak kalah dengan penampilan RS swasta).
  • b. Berperilaku yg ramah dan selalu tersenyum dalam melayani pasien.
  • c. Melaksanakan tugas dengan cepat, tepat dan sesuai standar layanan dengan memanfaatkan teknologi berbasis Digitalisasi Rumah Sakit..d. Merubah mindset, behavior dan attitude lama yaitu bekerja hanya melakukan pekerjaan rutin saja selama jam kerja setiap hari, kedepan hal tersebut harus dirubah, dimana kita harus menjadi pegawai yg memiliki motivasi, kreasi dan inovasi untuk memajukan Rumah Sakit agar menjadi organisasi yg bisa memuaskan ekspektasi masyarakat dan mensejahterakan Pegawai Rumah Sakit juga.
  • d. Manajemen RSBM agar bertransformasi menjadi manajemen yg modern, para pejabatnya agar bekerja seperti seorang enterpreneur yaitu:- Memiliki performa dan kinerja yg profesional.- Bekerja keras dan cerdas, tidak mengenal batasan waktu dan tempat, siap kapan saja, – Memanfaatkan teknologi terkini (semua wajib berbasis digital seperti surat menyurat, laporan dll)-Menjauhi birokrasi yg kaku tapi bagaimana membentuk manajemen yg flexibel yg mampu memenuhi kebutuhan layanan dan tanpa melanggar aturan.
  • e. Setiap pimpinan mulai manajemen sampai pimpinan unit agar sebelum berkegiatan bisa melakukan evaluasi harian untuk memecahkan masalah kemarin dan merencanakan tindak lanjut secepatnya. Masalah yg tidak terpecahkan agar dilaporkan secara cepat untuk dicarikan solusi bersama dengan atasannya/pimpinannya.