RSUD Bali Mandara Raih Dua Penghargaan Nasional dalam Program Surveilans Sentinel PIE Tahun 2026

Â
RSUD Bali Mandara Raih Dua Penghargaan Nasional dalam Program Surveilans Sentinel PIE Tahun 2026
Denpasar – RSUD Bali Mandara Provinsi Bali kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui Program Surveilans Sentinel Penyakit Infeksi Emerging (PIE) Tahun 2026. RSUD Bali Mandara menerima dua penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja rumah sakit dalam mendukung penguatan surveilans penyakit infeksi emerging di Indonesia.
Penghargaan pertama yang diterima adalah Rumah Sakit Terunggul dalam Penguatan Laboratorium Pemeriksaan PIE Tahun 2026. Penghargaan ini menjadi capaian membanggakan bagi RSUD Bali Mandara sebagai salah satu dari 21 rumah sakit sentinel PIE yang tersebar di 20 provinsi di Indonesia, sekaligus sebagai rumah sakit yang ditetapkan sebagai RS Sentinel PIE di Provinsi Bali. Dalam mendukung pelaksanaan surveilans sentinel PIE, RSUD Bali Mandara memiliki kapasitas pemeriksaan laboratorium berdasarkan beberapa sindrom penyakit infeksi emerging, meliputi Sindrom Demam Berdarah Virus, dengan pemeriksaan Zika Virus dan Dengue Virus serotipe 1–4 menggunakan M10 Biosensor dengan metode NAAT (Nucleic Acid Amplification Test); Sindrom Pernapasan Akut Berat/ARDS, dengan pemeriksaan Legionella dan MERS-CoV menggunakan BioFire FilmArray Respiratory Panel/Pneumonia Panel dengan metode Nested PCR; serta Sindrom Ensefalitis Akut dengan pemeriksaan menggunakan BioFire FilmArray Meningitis Panel.
Selain unggul dalam penguatan kapasitas laboratorium, RSUD Bali Mandara juga memperoleh penghargaan sebagai Rumah Sakit yang Mencapai Target Indikator Surveilans Sentinel PIE Tahun 2026. Dari lima indikator yang dinilai, RSUD Bali Mandara berhasil mencapai target pada tiga indikator, yaitu kelengkapan pelaporan agregat mingguan sebesar 100 persen, ketepatan pelaporan agregat mingguan sebesar 100 persen, serta persentase kecepatan pengambilan spesimen sebesar 100 persen. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi dan komitmen RSUD Bali Mandara dalam memastikan proses surveilans, pelaporan, serta pengambilan spesimen dilaksanakan secara lengkap, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam program surveilans sentinel PIE.
Sementara itu, dua indikator lainnya, yaitu persentase kecepatan pengiriman spesimen dan persentase kecepatan pemeriksaan spesimen, turut dipengaruhi oleh proses pada laboratorium rujukan. Kedua indikator tersebut melibatkan tahapan setelah spesimen dikirim dari rumah sakit sentinel sehingga pencapaiannya tidak sepenuhnya berada dalam kendali RSUD Bali Mandara.
Pencapaian dua penghargaan tersebut menjadi bukti atas kerja sama dan kontribusi seluruh tim RSUD Bali Mandara dalam mendukung pelaksanaan Surveilans Sentinel Penyakit InfeksiÂ